Mudikajasri’s Blog

Cari Jodoh yang Seiman Penting Nggak Sih?

Posted on: November 26, 2008

5

Salam Sahabat Mudika!

Bagaimana kamu melewati masa mudamu selama ini? Penuh dengan petualangan? Menjalani hari-hari yang seru dan mendebarkan? Banyak berkumpul dengan teman dan sahabat? Selalu ingin menunjukkan kemampuan dan jati diri? Tentunya bagi kamu yang sudah berusia 16 tahun ke atas, juga sudah mulai mengenal yang namanya perasaan jatuh cinta atau tertarik dengan lawan jenis (ya iyalah, masa sama sesama jenis? Hehehe.. ^^ ). Sungguh menyenangkan!

soda_tnb

Apakah kamu mulai berpikir bahwa sebentar lagi kamu akan menjadi orang dewasa yang harus mempersiapkan diri menerima tanggung jawab yang lebih daripada sekedar study, hangout, party, dll itu?? Saat kamu mulai jatuh cinta atau tertarik dengan lawan jenis itulah, sebaiknya kamu mulai memikirkan baik-baik masa depanmu kelak.

Dewasa ini banyak kejadian yang cukup memprihatinkan melanda kaum muda kita, khususnya kaum muda katolik yang seharusnya mampu menjaga diri dan menjadi contoh bagi kaum muda lainnya.

Banyak di antara kaum muda katolik dewasa ini tidak lagi tertarik dan peduli dengan masalah rohani, cenderung mengikuti arus dan kesenangan duniawi, serta berjuang keras untuk menjadi pusat perhatian di mana pun mereka berada. Tidak sedikit dari mereka yang terjatuh dalam narkoba, seks bebas, atheis, atau justru tidak peduli dengan hal-hal biasa karena sangat menyukai tantangan. Sungguh memprihatinkan!

and_the_winner_is

Ajakan Yesus untuk hidup sederhana, menyangkal diri, menjaga kesucian dan melakukan pertobatan sepertinya tidak lagi diindahkan. Seolah itu hanyalah doktrin yang disampaikan gereja Katolik kepada umatnya dan merupakan hal yang terlalu konvensional untuk diikuti. Dalam bahasa gaulnya, sudah kuno!

Hal ini akan tampak sangat mencolok ketika kaum muda katolik ini mulai merasakan yang namanya cinta dan mencari pasangan sang pujaan hati yang sesuai dengan keinginannya. Mereka perlu mulai merenungkan ‘pentingkah mencari jodoh yang seiman?’

Sudah bukan rahasia umum, banyak kaum muda katolik yang dewasa ini jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan mereka yang tidak seiman, kemudian menghalalkan segala cara agar hubungannya ini dapat tetap berlangsung, meskipun tidak mendapat restu dari orang tua, keluarga, kerabat, bahkan dari teman-temannya sendiri.  Berbagai acara di televisi mungkin ikut berperan memacu munculnya hubungan “backstreet” yang penuh dengan adegan petualangan, kucing-kucingan, perkelahian, dan yang memalukan sampai ke perbuatan nista.

a-happy-couple1

Sahabat Mudika yang terkasih, pernahkah kamu berpikir bahwa menjalin hubungan yang sewajarnya dengan orang yang kita cintai, terhormat, saling menghargai, dan dengan kasih yang tulus sungguh lebih indah daripada hubungan mendebarkan seperti “backstreet” itu tadi?

Hubungan yang terjalin dengan mereka yang tidak seiman besar kemungkinannya untuk tidak mendapat restu dari berbagai pihak. Selain itu juga akan menyulitkan kehidupan kita sendiri kelak. Bukalah mata dan lihatlah kenyataan, betapa banyaknya mereka yang menikah dengan orang yang tidak seiman perkawinannya hanya seumur jagung, atau nasib buruk menimpa masing-masing anggota keluarganya, seperti dikucilkan oleh keluarga dan kerabat, bahkan oleh masyarakat. Pikirkanlah lagi sebelum kamu memutuskan…

Seandainya pun ada yang mengatakan ‘cinta itu buta’…atau ‘sudah sangat mencintainya’…atau pun ‘sudah terlanjur melakukannya’… bukan alasan bahwa kamu tidak bisa memutuskan yang terbaik dalam hidupmu.

animal-couple

Banyak kaum muda kita yang akhirnya mengalah dengan melepaskan iman katoliknya, meninggalkan bapa-ibunya dalam kesedihan dan kekecewaan, meninggalkan teman-temannya yang selalu mendoakan… sungguh bukanlah jalan yang mudah dan pendek untuk memulai segalanya dari awal dan mengenal ajaran iman yang baru milik orang lain itu. Belum tentu dirimu juga diterima dengan terbuka oleh kalangan mereka yang tidak memiliki iman katolik itu.

Jadi, Sahabat Mudika yang terkasih dalam Kristus, sebelum kamu memulai suatu hubungan yang serius karena alasan dirimu tengah jatuh cinta, jawablah dulu pertanyaan ini dalam hatimu :

1. Sungguhkah hubungan ini terjadi karena aku mencintainya dengan tulus atau karena egoku saja?

2. Sungguhkah hubungan ini tidak akan menyakiti hati orang tua, keluarga, kerabat, dan teman-temanku yang terkasih, yang sudah menyayangi dan melindungi aku sampai sekarang ini?

3. Mampukah aku menjalani iman yang tidak pernah kuketahui sebelumnya bersamanya?

4. Mampukah aku mencintai dan memberikan kebahagiaan padanya sesuai harapannya kelak?

5. Mungkinkah hubungan ini membawa berkat dan rahmat bagi banyak orang kelak? Atau justru akan menyusahkan diriku dan banyak orang?

Sahabat Mudika terkasih, maka sebaiknya carilah jodoh yang seiman dalam hidupmu. Hal ini penting untuk memudahkan kehidupanmu hingga masa tua. Kamu akan merasakan kedamaian dan kebahagiaan seumur hidup, sehingga dapat lebih banyak memusatkan hati dan pikiranmu untuk sesama yang membutuhkan.

Kalau kehidupanmu saja kamu tidak dapat membereskannya, bagaimana kamu dapat membereskan masalah orang lain yang membutuhkan bantuanmu?

cartoon-couple-rotated

Selamat menikmati jatuh cinta. Jalinlah hubungan yang indah karena direstui oleh semua orang! Amin.

Ditulis oleh : Irma

2 Responses to "Cari Jodoh yang Seiman Penting Nggak Sih?"

Duh…asiknya yg lagi jatuh cinta…. Selamat buat Wiwin dan Amel yang baru saja menikah beberapa waktu yang lalu…. semoga bahagia dan segera dikaruniai momongan ya… God bless…

ujtZse Thanks for good post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: